3 Faktor yang Membuat Inggris Gagal Juara Euro 2020: Bisa Terulang di Edisi 2024?

Inggris gagal juara Euro 2020

Tim nasional Inggris telah sebelas kali lolos ke putaran final Euro hingga tahun 2024, termasuk edisi 2024, tetapi mereka belum pernah meraih gelar juara. Kekalahan di final Euro 2020 menjadi penanda kerinduan Inggris akan gelar juara turnamen besar sejak menjuarai Piala Dunia 1966. Berikut adalah tiga faktor yang menyebabkan Inggris gagal juara Euro 2020 dan potensi terulangnya di edisi 2024.

1. Kegagalan Mempertahankan Keunggulan

Final Euro 2020 menjadi momen bersejarah bagi Inggris yang untuk pertama kalinya sejak 1968 berhasil mencapai babak final turnamen besar sepak bola. Pada pertandingan final yang digelar di Wembley, Inggris menghadapi Italia.

The Three Lions memulai pertandingan dengan brilian saat Luke Shaw mencetak gol cepat di menit kedua, membawa Inggris unggul 1-0. Namun, Inggris gagal mempertahankan keunggulan tersebut. Di pertengahan babak kedua, Italia menyamakan kedudukan melalui gol Leonardo Bonucci, sehingga pertandingan dilanjutkan ke perpanjangan waktu.

Pada akhirnya, gelar juara Euro 2020 ditentukan melalui adu penalti, yang dimenangi oleh Italia. Kegagalan mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan menjadi faktor kunci kekalahan Inggris di final.

2. Masalah dalam Penentuan Penalti

Inggris memiliki catatan buruk dalam hal adu penalti di turnamen besar. Sebelum final Euro 2020, Inggris hanya sekali menang dalam adu penalti di turnamen besar, yaitu saat menghadapi Kolombia di babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Setelah mencapai final Euro 2020, Inggris kembali harus melalui adu penalti untuk menentukan juara turnamen. Sayangnya, Inggris kembali gagal memenangkan adu penalti, yang kali ini menjadi faktor penentu gelar juara.

3. Konservatisme Gareth Southgate

Keputusan manajerial Gareth Southgate, pelatih Inggris, juga turut dikritik sebagai salah satu faktor kekalahan di final Euro 2020. Southgate dianggap terlalu konservatif dan gagal memanfaatkan pemain-pemain terbaiknya secara maksimal.

Selain itu, pemilihan pemain untuk mengeksekusi penalti juga dipertanyakan. Southgate mengirim Marcus Rashford dan Jadon Sancho, yang belum bermain di pertandingan final, untuk menjadi eksekutor penalti. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai persiapan dan strategi Southgate dalam menentukan penendang penalti.

Refleksi dan Peluang di Euro 2024

Inggris kembali lolos ke putaran final Euro 2024 dan memiliki peluang yang baik untuk meraih gelar juara. Sejak kegagalan di Euro 2020, Inggris telah menunjukkan peningkatan dan perkembangan yang signifikan.

Di Euro 2024, Inggris memiliki kombinasi yang baik antara pemain muda berbakat seperti Declan Rice, Jude Bellingham, dan Phil Foden dengan para pemain senior berpengalaman seperti Harry Kane, Harry Maguire, dan Jordan Pickford.

Namun, Inggris perlu belajar dari kesalahan di masa lalu, terutama dalam hal strategi, pengelolaan pertandingan, dan penanganan adu penalti. Jika mampu mengatasi masalah-masalah ini, Inggris memiliki peluang yang kuat untuk mengangkat trofi Euro 2024.

Meskipun Inggris memiliki beberapa kekurangan, tidak dapat disangkal bahwa mereka memiliki tim yang kuat dan berbakat. Untuk memenangkan Euro 2024, mereka perlu mengatasi masalah-masalah yang telah menghambat mereka di masa lalu, terutama dalam hal pertahanan dan strategi.

Inggris telah menunjukkan keinginan untuk belajar dari kesalahan dengan meningkatkan latihan penalti dan mempersiapkan diri secara mental. Dengan pengalaman dan pelajaran dari Euro 2020, Inggris berharap dapat membawa pulang gelar juara di Euro 2024.

Sumber: Bola.net, IDN Times, CNN Indonesia, Goal.com, Detik.com

Post a Comment

Previous Post Next Post